DIR OPSLAT PANTAU OPERASI SAR PADA HARI KEDUA HILANGNYA PESAWAT LIBERTY PKLLC


SUMBAWA – Jumat 31/10/14 Basarnas Kantor SAR Mataram kembali melakukan operasi  pencarian pesawat Cessna PK LLC yang Lost Contact  disekitar Pulau Moyo pada hari kamis 30/10/14 kemarin. Pencarian pada hari kedua difokuskan disekitar lokasi  tempat ditemukannya tabung AVAR diduga komponen dari pesawat tersebut oleh nelayan. Untuk sementara Pihak Kantor SAR Mataram belum dapat memastikan apakah tabung tersebut adalah bagian dari pesawat yang dimaksud. Tehnik  pencarian kali ini sama dengan hari sebelumnya yaitu pencarian melalui penyisiran dilaut dan udara dengan melibatkan 2 unit Helicopter Basarnas dan 1 unit Riggid Inflatable Boat milik Kantor SAR Mataram. Untuk pencarian memaksimalkan  melalui udara, helicopter terbang rendah disekitar lokasi pencarian hingga 200 feet. Perkembangan informasi  terakhir telah ditemukan benda yang juga diduga serpihan dari pesawat tersebut namun hingga saat ini Tim SAR dilapangan belum menemukan pasti tempat jatuhnya pesawat tersebut. Dalam hal ini pihak kantor SAR Mataram terus menggali informasi dan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan hilangnya pesawat tersebut. Operasi pencarian ini juga melibatkan unsur – unsur atau potensi yang terkait diantaranya TNI, Polri, nelayan relawan dan masyarakat dan instansi lainnya . Koordinasi terus dilakukan melalui pemapelan radiogram kepada instansi pemerintah dan swasta. Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional Marsekal Pertama TNI Suryadi B Supriyadi  didampingi Kepala Kantor SAR Mataram Budiawan, S.Sos, M.SI  juga  turun kelapangan untuk memantau langsung proses pelaksanaan operasi SAR. Dalam siaran Pers-nya Dir Opslat  mengatakan Pencarian sudah dilakukan dengan rencana operasi yang ditentukan sesuai petunjuk – petunjuk informasi dan tanda – tanda yang didapati “kemungkinan pesawat sudah tenggelam kedasar laut sehingga tidak nampak kalo hanya diamati lewat permukaan laut” Supriyadi juga menambahkan bahwa untuk pencarian pada hari berikutnya akan mengdatangkan peralataan diteksi korban dibawah air ROV (remotely operated under water vihicl) dan Side Scan sonar dari Basarnas Kantor Pusat Jakarta. Karena hari sudah gelap dan tidak memungkinan untuk melajutkan pencarian untuk sementara operasi SAR ditutup dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan esok harinya dengan rencana operasi yang akan ditentukan. (Cak/hum)



Kategori Kecelakaan Penerbangan .
Pengunggah : author