KASUBDIT KESIAPSIAGAAN PANTAU PELAKSANAAN SIAGA SAR KHUSUS NATARU


LOMBOK BARAT—Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kesiapsiagaan kantor pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Nanang Sigit PH, S.IP., M.M memantau langsung pelaksanaan kegiatan siaga SAR khusus Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru) di wilayah kerja kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram selama 3 hari dari tanggal 28 sampai dengan 30 Desember 2017. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya, S.H dan sekaligus memaparkan hasil pelaksanaan siaga SAR khusus Nataru bertempat di aula kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, Kamis (28/12).

Sementara Nanang Sigit dalam pengarahannya menyampaikan untuk selalu berkoordinasi dengan kantor pusat mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi selama melaksanakan siaga SAR khusus maupun tugas pokok lainnya serta menyampaikan kendala-kendala atau kondisi peratan SAR. Seluruh personil yang ada di lingkungan kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram diharapkan untuk selalu siap siaga guna meningkatkan respon time pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, pintanya.

Usai acara pembukaan, Kasubdit bersama tim memeriksa dan menguji coba kendaraan operasional, peralatan SAR, peralatan komunikasi, Rescue Boat 220 Mataram dan fasilitas pendukung lainnya. Disamping itu, pemantauan juga dilaksanakan dengan terjun langsung ke beberapa titik lokasi pelaksanaan siaga SAR khusus Nataru seperti di pelabuhan penyeberangan Lembar Lombok Barat dan Pemenang Lombok Utara.

Akhir kegiatan dilaksanakan evaluasi hasil pemantauan dari tim Direktorat Kesiapsiagaan, Sabtu (30/12). Basarnas melalui Unit Pelaksana Teknis yang berada di mataram melaksanakan Siaga SAR khusus selama 13 hari terhitung mulai tanggal 20 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Kantor pencarian dan pertolongan mataram menyiagakan personil dan peralatan SAR di beberapa titik lokasi wisata, penyeberangan serta bandara. Jumlah personil Rescuer yang dikerahkan sebanyak 60 orang dan disebar di beberapa tempat antara lain Lombok International Airport (LIA), bandara M. Salahudin Bima, Pelabuhan Lembar, pelabuhan Kayangan Lombok Timur, pelabuhan penyeberangan 3 Gili yang berada di Pemenang serta tempat - tempat wisata. Selain itu dilakukan juga pemantauan lapangan (mobiling) pada jalur - jalur yang dipandang rawan terjadinya kecelakan sesuai jadwal yang telah di tetapkan. (ln/hms mtr).



Kategori General Artikel , General Berita .
Pengunggah : gunk
30 December 10:23 WIB