PENGAMANAN MULANG PEKELEM 2017 DI GUNUNG RINJANI


LOMBOK -- Danau Segara Anak gunung Rinjani merupakan sebuah tempat suci dan mistis bagi umat hindu dan orang Lombok. Berawal dari kesadaran dan kepercayaan ini serta kesetiaan terhadap adat tradisi yang berabad usianya, umat hindu dari dan luar lombok rutin menyelenggarakan Upacara Mulang Pekelem di Danau Segara Anak setiap setahun sekali sejak dimulai kepercayaan ini. Upacara Mulang Pekelem dilaksanakan dengan tujuan untuk memohon perlindungan dari malapetaka dan kehancuran.

Pekelem sendiri berarti menenggelamkan sesajen di air segara anak. Tahun ini umat hindu menyelenggarakan prosesi Mulang Pekelem dari tanggal 29 Oktober 2017 sampai dengan 3 November 2017. Berkaitan dengan hal ini, kantor SAR Mataram menerjunkan tim rescue untuk melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Jalur pendakian yang dilalui mulai dari Pegadungan sampai dengan lokasi upacara yaitu danau Segara Anak dan turun melalui jalur Senaru. Bukit hingga lembah yang curam merupakan medan yang dilalui. Tim SAR gabungan yang terdiri dari tim rescue kantor SAR Mataram, tim rescue pos SAR Kayangan, Korem Wira Bhakti dan Shabara Polda NTB melaksanakan Pengamanan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan mengingat medan yang dilalui berpotensi besar terjadinya kecelakaan.

Tim SAR gabungan standby dan memasang peralatan mountaineering di sejumlah titik rawan kecelakaan. Para peserta juga dipandu untuk mengikuti arahan selama melakukan pendakian. Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Mataram, Putu Arga Sujarwadi terjun langsung ke lapangan untuk mengkoordinir kegiatan pengamanan. Puncak acara jatuh pada hari jumat, 3 November 2017 bertepatan dengan purnama. Mulang pekelem merupakan acara puncak dengan melarungkan sesajen dan benda-benda berharga seperti uang logam, uang perak, uang kuno dan benda-benda yang terbuat dari emas ke tengah danau Segara Anak. Tim rescue melakukan pengawalan atau pengamanan saat beberapa peserta melakukan prosesi mulang pekelem ke tengah danau.

Setelah melaksanakan prosesi Mulang Pekelem, para peserta berkemas dan melanjutkan perjalanan turun gunung melalui jalur Senaru. Kegiatan pengamanan kembali dilanjutkan hingga memastikan seluruh peserta sampai di pos Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Senaru.

Saat dihubungi via telepon, Putu mengatakan, "seluruh peserta bersama tim SAR gabungan tiba dengan selamat di pos TNGR Senaru pada pukul 19.05 wita. Cuaca hujan dan berkabut serta beberapa medan yang sulit dilalui merupakan kendala kami dalam melaksanakan pengamanan".Seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan lancar walaupun beberapa peserta mengalami kecapean, keseleo dan keram, namun hal tersebut bisa dengan segera diatasi, imbuhnya. (ln/hms mtr).



Kategori General Berita .
Pengunggah : mataram
4 November 20:45 WIB