KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN MATARAM EMERGENCY CALL (0370) 633253


Nihil, Pencarian Nelayan Yang Hilang Di Perairan Bangko-Bangko Dihentikan


Mataram -- Tim SAR Gabungan menghentikan pencariannya terhadap seorang nelayan yang hilang saat melaut di sekitar perairan Bangko-Bangko, Kamis (26/12).
 
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan instansi/unsur yang terlibat, pukul 18.00 wita pencarian dihentikan dan akan dibuka kembali jika dikemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," ungkap I Nyoman Sidakarya Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram.

Tim SAR Gabungan dari tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, ABK Rescue Boat 220 Mataram, TNI, Polri, KSOP Lembar, Masyarakat/nelayan setempat dan unsur terkait lainnya telah melakukan pencarian sejak tanggal 20 Desember 2019. Nyoman menambahkan "Kami telah melakukan pencarian selama 7 hari dengan mengerahkan 2 alat utama yaitu Rigit Inflatable Boat (RIB) dan kapal Rescue Boat 220 Mataram. Area pencarian meliputi perairan selat lombok, Bangko-bangko dan wilayah sekitarnya. Penyebaran informasi ke kapal-kapal yang melintas, nelayan dan pemapelan melalui VTS Lembar sudah kami lakukan, namun hingga hari ini korban tidak berhasil ditemukan". Kamis (19/12) Pukul 01.00 WITA Satari (50) warga dusun Kuranji Bangsal desa Kuranji Dalang kecamatan Labuapi Lombok Barat pergi melaut untuk mencari ikan tongkol bersama rekan seprofesinya sebagai nelayan dengan masing-masing menggunakan perahu sendiri. Sekitar jam 5 pagi, teman-temannya sudah menepi, berbeda halnya dengan Satari yang tidak kunjung muncul. Seorang nelayan, Subki asal Montong kecamatan Batu Layar menemukan perahu miliknya dengan kondisi mesin masih menyala di perairan Bangko-bangko Sekotong. Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke bapak Sukadin Kepala Desa Kuranji Dalang dan diteruskan ke instansi terkait. (ln/hms mtr) 
 
 
 
 
 
 



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Daru Nugroho
26 December 15:20 WIB